SIMPONI USTEDI sebagai inovasi digital pelaporan Posyandu untuk enam Standar Pelayanan Minimal di Kelurahan Gisikdrono
Share this post:

Dosen Informatika USTEDI Ciptakan SIMPONI untuk Digitalisasi Pelaporan Posyandu

SEMARANGSIMPONI USTEDI menjadi inovasi digital terbaru yang dikembangkan oleh dosen Program Studi Informatika Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI). Sistem ini resmi diluncurkan di Posyandu Pusporini RW 05, Kelurahan Gisikdrono, Kota Semarang, pada 17 Mei 2026. Inovasi tersebut merupakan wujud komitmen USTEDI dalam mendukung transformasi digital di tengah masyarakat. Selain itu, SIMPONI hadir untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem pelaporan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.

SIMPONI USTEDI Permudah Pelaporan Enam Standar Pelayanan Minimal

SIMPONI merupakan singkatan dari Sistem Monitoring dan Pelaporan Posyandu Pusporini. Sistem ini dikembangkan oleh Wafi Arifin, S.Kom., M.Kom., dosen Program Studi Informatika USTEDI. Melalui platform ini, proses pelaksanaan, pemantauan, dan pelaporan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dapat dilakukan secara digital. Dengan demikian, pengelolaan data yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi lebih efisien, akurat, dan mudah diakses.

Kolaborasi USTEDI dan Karang Taruna Dorong Transformasi Digital

Pengembangan SIMPONI melibatkan Karang Taruna Limaction RW 05 Gisikdrono yang dipimpin oleh Wafi Arifin. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemuda, dan masyarakat. Selain itu, kehadiran SIMPONI diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan administrasi yang selama ini memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar. Melalui sistem ini, pengelola Posyandu Pusporini dapat menghimpun, memantau, dan melaporkan data pelayanan masyarakat secara real-time.

SIMPONI Dukung Pelayanan Publik Berbasis Data

Tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, SIMPONI juga mendukung pelaporan enam bidang pelayanan dasar yang termasuk dalam Standar Pelayanan Minimal. Enam bidang tersebut meliputi:

  • Pendidikan.
  • Kesehatan.
  • Pekerjaan umum.
  • Perumahan rakyat.
  • Sosial.
  • Ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Dengan sistem yang terintegrasi, proses pelaporan menjadi lebih efektif. Selain itu, data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh berbagai pihak.

Inovasi Digital USTEDI untuk Masyarakat

Dalam keterangannya, Wafi Arifin menjelaskan bahwa SIMPONI dirancang agar mudah digunakan oleh masyarakat.

“SIMPONI dibangun dengan tujuan menciptakan sistem pelaporan yang sederhana, mudah digunakan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital. Sistem ini diharapkan menjadi sarana pendukung bagi pemerintah kelurahan dan berbagai pihak terkait dalam memperoleh data yang valid dan terkini mengenai kondisi masyarakat,” ujar Wafi Arifin.

USTEDI Terus Hadirkan Inovasi yang Berdampak

Kehadiran SIMPONI USTEDI membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemuda, dan masyarakat mampu menghasilkan solusi digital yang bermanfaat secara langsung. Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan sains, teknologi, dan ekonomi digital, USTEDI terus mendorong dosen serta mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang aplikatif. Oleh karena itu, SIMPONI diharapkan dapat menjadi contoh penerapan digitalisasi pelayanan publik yang dapat diadopsi oleh wilayah lain. Dengan demikian, tata kelola pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.