SEMARANG – Perkembangan bisnis digital mendorong pelaku usaha untuk terus beradaptasi dengan teknologi. Melalui pembelajaran berbasis proyek, mahasiswa USTEDI berhasil mengembangkan Aplikasi Content Generator USTEDI sebagai solusi digital bagi pelaku UMKM. Inovasi tersebut diwujudkan melalui tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Sistem Informasi Manajemen. Program ini juga menjadi bentuk pengabdian masyarakat dengan membantu digitalisasi pemasaran Es Teh Kedaton pada 2 Juli 2026.
Mahasiswa USTEDI Hadirkan Solusi Digital untuk UMKM
Proyek inovatif ini tidak hanya berfokus pada teori pembelajaran di kelas. Namun, mahasiswa langsung mengimplementasikan konsep sistem informasi untuk menjawab kebutuhan nyata pelaku usaha. Salah satu tantangan utama UMKM adalah menjaga konsistensi promosi digital. Selain itu, banyak pelaku usaha mengalami kendala dalam mencari ide kreatif untuk membuat konten media sosial. Melalui Aplikasi Content Generator USTEDI, mahasiswa memberikan solusi untuk membantu proses pembuatan konten promosi menjadi lebih efektif.
Aplikasi Content Generator Bantu Efisiensi Promosi Digital
Dosen pembimbing mata kuliah, Wafi Arifin, M.Kom., menjelaskan bahwa pembelajaran modern perlu menghasilkan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memahami konsep sistem informasi secara teori. Akan tetapi, mahasiswa juga harus mampu menganalisis kebutuhan pasar dan menciptakan teknologi yang memiliki dampak nyata.
“Kami ingin mahasiswa tidak sekadar memahami konsep sistem informasi di atas kertas, tetapi mampu menganalisis kebutuhan pasar dan merancang sistem yang memiliki dampak sosial langsung.”
Melalui aplikasi tersebut, Es Teh Kedaton dapat mengelola ide promosi secara lebih cepat dan terstruktur.
Fitur Automated Content Idea Generator untuk Es Teh Kedaton
Ketua kelompok mahasiswa, Daffa Anselmo, menjelaskan bahwa timnya mengembangkan aplikasi web berbasis automated content generator. Aplikasi tersebut dirancang khusus untuk membantu kebutuhan pemasaran digital usaha minuman. Berdasarkan hasil observasi, kendala utama mitra adalah keterbatasan waktu dalam membuat konten Instagram secara rutin. Oleh karena itu, mahasiswa menghadirkan aplikasi “Ide Konten Es Teh”. Melalui aplikasi tersebut, pengguna cukup memilih tema konten yang diinginkan. Selanjutnya, sistem akan menghasilkan teks promosi beserta hashtag yang siap digunakan. Selain itu, fitur “Salin Teks” juga ditambahkan agar proses penggunaan menjadi lebih praktis.
Strategi Konten Digital Berdasarkan Perilaku Konsumen
Dalam implementasinya, aplikasi ini menyediakan berbagai kategori konten pemasaran. Kategori tersebut dibuat berdasarkan karakter dan kebutuhan konsumen. Beberapa kategori yang tersedia antara lain:
- Promo & Diskon untuk meningkatkan penjualan secara langsung.
- Lucu & Receh untuk membangun interaksi dengan konsumen muda.
- Aesthetic & Santai untuk meningkatkan engagement di media sosial.
- Semangat Harian untuk menjaga kehadiran merek secara konsisten.
Dengan variasi tersebut, pelaku usaha dapat membuat konten yang lebih relevan dengan target pasar.
Pendampingan Digitalisasi Media Sosial UMKM
Selain membangun aplikasi, mahasiswa juga melakukan pendampingan pengelolaan media sosial Es Teh Kedaton. Pendampingan tersebut bertujuan agar strategi visual dan teks promosi dapat berjalan secara selaras. Dengan demikian, akun Instagram usaha dapat terlihat lebih profesional dan konsisten. Pemilik Es Teh Kedaton menyambut positif inovasi yang diberikan mahasiswa USTEDI. Menurutnya, aplikasi tersebut membantu mengurangi hambatan dalam membuat ide promosi. Selain itu, proses pemasaran digital menjadi lebih mudah, cepat, dan terstruktur.
USTEDI Dorong Inovasi Teknologi untuk Masyarakat
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan pelaku UMKM, kegiatan ini menjadi contoh penerapan pembelajaran berbasis dampak. Tidak hanya meningkatkan kemampuan mahasiswa, kegiatan ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ke depan, USTEDI terus mendorong inovasi teknologi yang mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi digital, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan solusi kreatif yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan UMKM.