SEMARANG – Dies Natalis USTEDI ke-40 diawali dengan doa bersama yang berlangsung khidmat di Kampus Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI), Senin (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan hari jadi kampus. Selain itu, acara tersebut menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan empat dekade USTEDI dalam berkontribusi bagi dunia pendidikan tinggi.
Seluruh dosen dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan dengan penuh kekhidmatan. Tak hanya itu, suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa sejak awal acara. Melalui doa bersama, sivitas akademika memanjatkan rasa syukur atas berbagai pencapaian yang telah diraih. Di samping itu, seluruh peserta juga memohon keberkahan agar USTEDI terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dies Natalis USTEDI ke-40 Menjadi Momentum Refleksi
Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan pembacaan sejarah perjalanan USTEDI oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, SDM, dan Keuangan, Marsha Ayunita Irawati, S.A.P., M.Si., M.M. Dalam pemaparannya, beliau mengajak seluruh peserta mengenang perjalanan panjang institusi. Perjalanan tersebut dimulai sejak berdirinya STIE Semarang hingga bertransformasi menjadi Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI).
Menurutnya, perjalanan selama 40 tahun merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh pihak. Oleh karena itu, semangat tersebut harus terus dijaga untuk menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang.
“Perjalanan 40 tahun ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh pihak yang telah membangun fondasi USTEDI hingga menjadi institusi yang terus tumbuh dan memberikan dampak bagi masyarakat.”
Rektor Tegaskan Komitmen Membangun Kampus Berkualitas
Agenda berikutnya diisi dengan sambutan Rektor USTEDI, Prof. Dr. Agus Wahyudin, M.Si. Beliau menyampaikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra, dan Yayasan Pembina Pendidikan Koperasi (YAPENKOP) Semarang.
Selanjutnya, Rektor menegaskan bahwa Dies Natalis ke-40 menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk memperkuat komitmen USTEDI. Kampus terus berupaya menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak. Selain itu, beliau menjelaskan bahwa perubahan dunia pendidikan harus dijawab melalui peningkatan kualitas akademik. Di sisi lain, kolaborasi dengan berbagai mitra juga perlu terus diperluas. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
YAPENKOP Apresiasi Perjalanan Empat Dekade USTEDI
Ketua YAPENKOP Semarang, Dr. H. M. Ali Warsono, S.H., M.Hum., turut memberikan sambutan. Beliau mengapresiasi perkembangan USTEDI selama empat dekade terakhir. Lebih lanjut, beliau berharap semangat kebersamaan dan sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Dengan begitu, USTEDI mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi era digital.
Penyerahan Buku dan Laporan Jadi Simbol Komitmen
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan buku serta laporan kepada Rektor USTEDI. Prosesi tersebut menjadi simbol perjalanan institusi sekaligus komitmen dalam menerapkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional. Kemudian, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan keluarga besar USTEDI dalam menyongsong perjalanan baru di usia ke-40.
Semangat Dies Natalis USTEDI ke-40 untuk Masa Depan
Peringatan Dies Natalis ke-40 tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah kampus. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi, inovasi, dan transformasi.
Ke depan, USTEDI berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring kerja sama, dan menghasilkan lulusan yang unggul. Selain itu, kampus akan terus mendorong inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pada akhirnya, USTEDI optimistis mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi digital, dan pembangunan Indonesia.