Monitoring Magang Mandiri USTEDI di BPJS Ketenagakerjaan, PDAM Tirta Kelud, dan PT Kereta Api Indonesia.
Share this post:

Monitoring dan Evaluasi Magang Mandiri, USTEDI Perkuat Sinergi dengan Dunia Kerja

SEMARANGMonitoring Magang Mandiri USTEDI menjadi salah satu langkah strategis Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI) dalam memastikan pelaksanaan program magang berjalan optimal. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Kewirausahaan bersama Program Studi Manajemen pada Rabu, 26 Mei 2026. Monitoring dan evaluasi (monev) dipimpin langsung oleh Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USTEDI, Eni Puji Estuti, bersama Ketua Program Studi Manajemen, Natoil. Melalui kegiatan ini, USTEDI ingin memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Monitoring Magang Mandiri USTEDI di Tiga Instansi Mitra

Kegiatan monitoring dilaksanakan di tiga instansi mitra, yaitu BPJS Ketenagakerjaan, PDAM Tirta Kelud, dan PT Kereta Api Indonesia. Ketiga instansi tersebut menjadi lokasi pelaksanaan magang mandiri mahasiswa USTEDI. Melalui kunjungan ini, USTEDI menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas program magang. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri. Tim monitoring melakukan peninjauan langsung terhadap aktivitas mahasiswa selama menjalani magang. Selanjutnya, tim berdiskusi dengan pembimbing lapangan serta pihak instansi mitra. Pembahasan difokuskan pada kinerja mahasiswa selama magang. Selain itu, evaluasi juga mencakup kedisiplinan, kemampuan komunikasi, etika kerja, dan kesiapan menghadapi dunia profesional.

Evaluasi Program Magang untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USTEDI, Eni Puji Estuti, menjelaskan bahwa program magang mandiri merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Menurutnya, monitoring dan evaluasi perlu dilakukan secara berkala. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga mampu meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri. Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen USTEDI, Natoil, menyampaikan bahwa hasil monitoring menjadi bahan evaluasi bagi program studi. Masukan dari mitra industri akan dimanfaatkan untuk menyempurnakan kurikulum agar semakin sesuai dengan perkembangan dunia kerja. Oleh karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri menjadi faktor penting dalam mencetak lulusan yang siap bersaing.

USTEDI Perkuat Sinergi dengan Dunia Kerja

Melalui Monitoring Magang Mandiri USTEDI, kampus berharap hubungan dengan berbagai instansi dan perusahaan mitra semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun mitra. Selain itu, mahasiswa diharapkan memanfaatkan program magang sebagai sarana belajar, meningkatkan keterampilan, serta membangun jaringan profesional sejak dini. Dengan pengalaman yang diperoleh selama magang, mahasiswa akan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja. USTEDI pun terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri.