Share this post:

USTEDI dan Pemprov Jateng Perkuat Pemberdayaan Pemuda Desa Mandiri Sejahtera

SEMARANG – Universitas Sains dan Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI) terus memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program Pemberdayaan Pemuda USTEDI bersama Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kolaborasi strategis ini dilaksanakan dalam Program Piloting Project Pemberdayaan Pemuda pada Desa Mandiri Sejahtera Tahun 2026 (12/6/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah melalui penguatan peran pemuda sebagai agen perubahan di tingkat desa dan kelurahan.

USTEDI Dampingi Program Desa Mandiri Sejahtera di Jawa Tengah

Program Desa Mandiri Sejahtera melibatkan 8 desa dan kelurahan yang berada di 5 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Semanggi, Mojosongo, dan Nusukan di Kota Surakarta. Selain itu, lokasi program juga mencakup Desa Ngawen Kabupaten Blora, Desa Rejosari Kabupaten Demak, Desa Winduaji Kabupaten Brebes, serta Desa Belik dan Mendelem Kabupaten Pemalang. Sebelum memasuki tahap pendampingan, tim melakukan proses verifikasi dan validasi (verval). Tahapan tersebut bertujuan memetakan potensi wilayah, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta peluang pengembangan usaha lokal. Melalui proses ini, USTEDI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat menyusun strategi pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan setiap daerah.

Penguatan Potensi Desa Melalui Pendampingan USTEDI

Dalam pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Pemalang, USTEDI diwakili oleh Cahyani Tunggal Sari, S.E., M.A., M.M., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama USTEDI. Keterlibatan USTEDI menjadi langkah awal untuk merancang program pendampingan berbasis potensi lokal. Selanjutnya, USTEDI akan mengembangkan program Inkubator Bisnis bagi kelompok masyarakat. Program tersebut menyasar Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Kelompok Tani (Poktan), serta Karang Taruna. Melalui pendampingan ini, masyarakat akan mendapatkan pelatihan kewirausahaan, pengelolaan usaha, pemasaran digital, hingga penguatan kapasitas organisasi. Dengan demikian, pemuda desa diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru.

Mendorong Ekonomi Lokal Berbasis Digital

Selain pengembangan usaha, program Pemberdayaan Pemuda USTEDI juga akan memanfaatkan teknologi digital. Pendampingan akan diarahkan pada penguatan UMKM, sektor pertanian, peternakan, desa wisata, hingga pemasaran berbasis digital. Langkah tersebut dilakukan agar potensi lokal dapat berkembang lebih luas dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu membantu masyarakat memperluas akses pasar.

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah untuk Masyarakat Berdampak

Kolaborasi antara USTEDI dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi bentuk nyata sinergi perguruan tinggi dengan pemerintah daerah. Melalui program Desa Mandiri Sejahtera, USTEDI berperan dalam menghadirkan ilmu pengetahuan dan pendampingan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ke depan, program ini diharapkan mampu melahirkan pemuda desa yang mandiri, inovatif, dan produktif. Dengan optimalisasi potensi lokal, pemberdayaan masyarakat dapat menjadi langkah strategis dalam mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.