Share this post:

USTEDI Perkuat Pemberdayaan Pemuda Melalui Potensi Lokal di Surakarta

SEMARANG – Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI) terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan daerah melalui program Pemberdayaan Pemuda USTEDI. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Field Data Collection pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Piloting Project Pemberdayaan Pemuda Desa Mandiri Sejahtera. Program tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan USTEDI dalam mendukung pembangunan daerah melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

USTEDI Dukung Program Desa Mandiri Sejahtera

Program ini bertujuan mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan pemuda. Melalui kegiatan ini, USTEDI memberikan pendampingan berbasis akademik dan potensi masyarakat. Selain itu, program juga berfokus pada pengembangan kewirausahaan, pendampingan UMKM, penguatan kelembagaan, serta pengembangan ekonomi lokal. Dalam pelaksanaannya, tim USTEDI melakukan pengumpulan data lapangan di tiga kelurahan Kota Surakarta. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Nusukan, Kelurahan Mojosongo, dan Kelurahan Semanggi. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah kelurahan. Selanjutnya, tim melakukan kunjungan ke berbagai Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang menjadi sasaran program.

Menggali Potensi Ekonomi Masyarakat Surakarta

Di Kelurahan Nusukan, tim USTEDI mengunjungi lokasi urban farming yang mengembangkan berbagai tanaman sayuran. Selain itu, masyarakat juga mengembangkan budidaya ikan nila, ikan lele, serta peternakan ayam petelur omega. Kegiatan tersebut menunjukkan adanya potensi ekonomi berbasis lingkungan dan ketahanan pangan. Sementara itu, di Kelurahan Mojosongo, tim melakukan kunjungan ke beberapa KUBE. Kelompok tersebut bergerak dalam bidang produksi tempe, tahu, serta usaha pembuatan sangkar burung. Potensi tersebut menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

Di Kelurahan Semanggi, tim USTEDI meninjau kawasan lahan milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan produktif masyarakat. Beberapa kegiatan yang dikembangkan meliputi budidaya maggot, pengolahan sampah, urban farming, serta peternakan unggas dan kambing. Melalui kunjungan tersebut, USTEDI menemukan berbagai potensi usaha yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Data Lapangan Jadi Dasar Pendampingan Berkelanjutan

Melalui kegiatan Field Data Collection, USTEDI memperoleh informasi mengenai kondisi dan potensi masyarakat secara langsung. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun program pendampingan yang lebih tepat sasaran. Dengan pendekatan berbasis data, program Pemberdayaan Pemuda USTEDI diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran USTEDI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat yang memberikan solusi nyata bagi pembangunan daerah. Ke depan, USTEDI berkomitmen terus menghadirkan inovasi dan kolaborasi untuk mendorong lahirnya pemuda yang mandiri, kreatif, dan produktif.