SEMARANG – Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI) terus memperkuat relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satunya melalui penyelarasan kurikulum berbasis industri yang melibatkan program studi dan mitra industri. Kegiatan penyelarasan kurikulum berbasis industri tersebut dilaksanakan pada 16 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya USTEDI untuk memastikan pembelajaran di kampus tetap selaras dengan perkembangan industri. Penyelarasan tersebut melibatkan sejumlah pimpinan program studi di lingkungan USTEDI. Mereka adalah Kaprodi Informatika Wafi Arifin, M.Kom., Kaprodi Sains Data Muhammad Rafi H.A., M.Kom., dan Kaprodi Teknik Industri M. Riza Radyanto, S.T., M.T. Selain itu, kegiatan juga melibatkan Direktur Utama PT Sam Kyung, Joko Purnomo, S.H., M.M., M.Pd. Kehadiran mitra industri menjadi bagian penting dalam memberikan perspektif mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.
Menyesuaikan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Penyelarasan kurikulum berbasis industri dilakukan untuk memperkuat keterkaitan antara materi pembelajaran dan kebutuhan profesional. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara akademik, tetapi juga dapat mengenal kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan kerja. Dalam prosesnya, program studi dapat memperoleh masukan mengenai perkembangan teknologi, kebutuhan kompetensi, serta perubahan di dunia industri. Masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kurikulum. Bagi Program Studi Informatika dan Sains Data, perkembangan teknologi digital menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus diikuti. Sementara itu, Program Studi Teknik Industri juga perlu memastikan kompetensi mahasiswa tetap relevan dengan dinamika proses dan kebutuhan industri.
Kolaborasi Kampus dan Industri
Keterlibatan PT Sam Kyung dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kolaborasi tersebut dapat menjadi ruang untuk menyelaraskan kebutuhan industri dengan proses pendidikan di perguruan tinggi. Melalui penyelarasan kurikulum berbasis industri, USTEDI berupaya membangun pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan. Langkah ini juga mendukung penguatan kompetensi mahasiswa agar lebih siap menghadapi perkembangan dunia kerja. Ke depan, pengembangan kurikulum diharapkan dapat terus dilakukan secara adaptif. Dengan begitu, pembelajaran di USTEDI dapat mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah. Penyelarasan kurikulum berbasis industri menjadi salah satu langkah USTEDI untuk menghadirkan pendidikan yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.