Semarang – Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian, kampus dapat menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Semangat tersebut sejalan dengan Rakornas Pemberdayaan Masyarakat 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026, di Aula Utama Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah.
Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi
Rakornas ini mengusung tema “Sinergi Implementasi Tridharma dalam Pemberdayaan Masyarakat yang Inklusif, Berdampak, dan Berkelanjutan”. Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Dengan demikian, program kampus diharapkan mampu memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan. Selain itu, forum ini menjadi ruang untuk menyelaraskan program pemberdayaan masyarakat. Sinergi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa.
Dorong Pemberdayaan Desa yang Berkelanjutan
Salah satu fokus yang dibahas adalah pendampingan 40.000 desa hingga tahun 2029. Upaya ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Ada beberapa pendekatan yang dapat dikembangkan. Contohnya adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, inkubasi usaha mikro, digitalisasi desa, riset aksi partisipatif, dan pusat inovasi desa. Melalui pendekatan tersebut, ilmu pengetahuan dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, program pemberdayaan perlu disusun sesuai dengan potensi dan tantangan di setiap wilayah.
USTEDI Berdampak untuk Masyarakat
Bagi Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI), pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kampus memiliki peluang untuk menghubungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan semangat USTEDI Berdampak, kontribusi perguruan tinggi perlu diarahkan pada kegiatan yang relevan dan bermanfaat. Kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi bagian dari upaya tersebut. Pada akhirnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan. Kampus juga dapat menjadi mitra masyarakat dalam mendorong kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup. USTEDI Berdampak: Bersinergi, Berinovasi, dan Berkontribusi Nyata untuk Masyarakat.