SEMARANG – Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI) menggelar Rapat Koordinasi Dosen USTEDI pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom. Seluruh dosen program sarjana USTEDI mengikuti kegiatan tersebut. Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari persiapan Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan juga menjadi forum untuk memperkuat koordinasi antara pimpinan, program studi, dan dosen.
Dibuka dengan Sambutan Dekan
Kegiatan Rapat Koordinasi Dosen USTEDI dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Digital dan Bisnis, Dr. Rokhmad Budiono, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan arahan terkait persiapan akademik. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran kegiatan perkuliahan pada tahun akademik baru. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama USTEDI, Dr. Sutianingsih, S.E., M.M.
Kaprodi Sampaikan Arahan Akademik
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Ketua Program Studi Akuntansi, Sarbullah, S.E., M.Si., dan Ketua Program Studi Manajemen, Natoil, S.Ag., M.M. Arahan dari kedua ketua program studi membahas berbagai hal yang berkaitan dengan kesiapan perkuliahan serta pelaksanaan pembelajaran pada Tahun Akademik 2026/2027. Koordinasi ini diharapkan dapat membantu dosen memahami tugas dan tanggung jawab akademik secara lebih terarah.
Perkuat Kesiapan Perkuliahan Tahun Akademik 2026/2027
Keikutsertaan seluruh dosen program sarjana USTEDI menunjukkan komitmen bersama dalam mempersiapkan proses pembelajaran yang berkualitas. Melalui rapat koordinasi ini, USTEDI terus mendorong sinergi antara pimpinan, program studi, dan dosen. Dengan koordinasi yang baik, pelaksanaan perkuliahan Tahun Akademik 2026/2027 diharapkan dapat berjalan efektif, terarah, dan memberikan pengalaman pembelajaran yang optimal bagi mahasiswa. Rapat Koordinasi Dosen USTEDI menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan kesiapan akademik sekaligus memperkuat komitmen USTEDI untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.