SEMARANG — Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia (USTEDI) Semarang terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah. Kali ini, USTEDI dan Pemkab Kendal sepakat memperkuat kerja sama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kesepakatan tersebut dibahas dalam audiensi antara Rektor USTEDI Prof. Dr. Agus Wahyudin, M.Si. dan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. Pertemuan berlangsung pada Selasa (11/8/2026). Kerja sama ini akan mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi juga diarahkan pada peningkatan kompetensi aparatur pemerintah dan perangkat desa. Tak hanya itu, akses pendidikan tinggi bagi lulusan SMA/SMK sederajat di Kabupaten Kendal menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.
USTEDI dan Pemkab Kendal Siapkan Kerja Sama Strategis
Rektor USTEDI Prof. Dr. Agus Wahyudin, M.Si. mengatakan, kesepakatan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Selanjutnya, kesepakatan tersebut akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman. Setelah itu, kerja sama akan dilanjutkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). “Kesepakatan ini selanjutnya akan segera dibuat Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman, yang dilanjutkan dengan penyusunan Perjanjian Kerja Sama,” ujar Prof. Agus. Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kendal Abdul Basir. Sementara itu, dari USTEDI hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama Dr. Sutianingsih, S.E., M.M.,Ketua Yayasan Pendidikan Akademi Koperasi (Yapenkop) Semarang Dr. H. Wanuri, S.E., M.M., serta Sekretaris Yapenkop Semarang Dr. Achmad Junaidi. Dekan Fakultas Ekonomi Digital dan Bisnis Dr. Rokhmad Budiyono, S.Pd., M.M.
Fokus pada Pendidikan dan Pengembangan SDM
Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pendidikan formal. Lebih dari itu, USTEDI dan Pemkab Kendal ingin mendorong pengembangan kapasitas SDM secara lebih luas. Melalui bidang pexswndidikan, USTEDI dapat memberikan dukungan akademik bagi aparatur pemerintah, perangkat desa, dan masyarakat. Program pengembangan kapasitas juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah. Dengan begitu, kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat memberikan dampak yang lebih nyata. Prof. Agus menegaskan bahwa kontribusi tersebut merupakan bagian dari komitmen USTEDI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Tri Dharma Perguruan Tinggi ini menjadi bagian penting dari komitmen kami untuk memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah dan masyarakat,” kata Prof. Agus.
Dosen USTEDI Siap Berikan Kontribusi
Untuk mendukung program tersebut, USTEDI memiliki dosen dengan kompetensi di berbagai bidang keilmuan. Kompetensi dosen menjadi salah satu kekuatan dalam menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, dosen tidak hanya berperan di ruang kelas. Dosen juga dapat terlibat dalam penelitian dan pendampingan masyarakat. Selain itu, keahlian yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk membantu pengembangan kapasitas aparatur dan masyarakat. “Dosen tidak hanya memiliki peran dalam proses pembelajaran di kelas, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” jelas Prof. Agus. Dengan pendekatan tersebut, USTEDI berharap kehadiran perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Kendal.
Perluas Akses Kuliah bagi Anak Kendal
Selain peningkatan kompetensi SDM, akses pendidikan tinggi menjadi salah satu perhatian dalam kerja sama ini. USTEDI siap memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi calon mahasiswa dari Kabupaten Kendal. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Tidak hanya itu, calon mahasiswa juga dapat memanfaatkan peluang beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Di sisi lain, Pemkab Kendal menyatakan komitmennya untuk membantu lulusan SMA/SMK sederajat dari keluarga kurang mampu. Dukungan tersebut dapat diberikan melalui anggaran pemerintah daerah. Upaya ini sejalan dengan program Satu Desa, Satu Sarjana. Melalui program tersebut, semakin banyak generasi muda dari desa diharapkan dapat mengakses pendidikan tinggi.
Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan Daerah
Menurut Prof. Agus, peningkatan kualitas pendidikan akan memberikan dampak terhadap pembangunan daerah. Sebab, SDM yang kompeten dapat menjadi penggerak berbagai sektor pembangunan. Semakin banyak masyarakat yang memiliki pendidikan dan keterampilan, semakin besar pula peluang daerah untuk berkembang. “Bupati Kendal memiliki tujuan yang sama dengan kita, yakni bagaimana peningkatan SDM di bidang pendidikan menjadi sesuatu yang sangat penting,” ujar Prof. Agus. Karena itu, kolaborasi antara USTEDI dan Pemkab Kendal dinilai memiliki potensi besar untuk menghasilkan program yang berkelanjutan. Terlebih, kebutuhan dunia kerja terus berubah. Perkembangan teknologi dan transformasi digital juga menuntut SDM untuk terus belajar dan beradaptasi.
USTEDI Terus Bergerak dan Berdampak
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Agus turut menjelaskan perjalanan USTEDI sebagai hasil transformasi dari STIE SEMARANG. Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya USTEDI untuk menjawab kebutuhan pendidikan di tengah perkembangan teknologi, ekonomi, dan dunia kerja. Kini, USTEDI terus mendorong pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu langkah untuk memperluas manfaat perguruan tinggi. Ke depan, kerja sama USTEDI dan Pemkab Kendal akan ditindaklanjuti melalui MoU dan Perjanjian Kerja Sama. Harapannya, kolaborasi tersebut dapat menghadirkan program yang berdampak bagi pemerintah, masyarakat, dan generasi muda Kabupaten Kendal. “Kami berkomitmen untuk selalu mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memberikan layanan pendidikan yang baik bagi anak bangsa,” pungkas Prof. Agus.